Senin, 12 Januari 2026

Refleksi dan Resolusi




Hai teman-teman semuaa! Selamat Natal dan Tahun Baru untuk kita semuaa. Pada kesempatan kali ini aku akan membagikan refleksi aku selama semester 1 kemarin. Pada semester 1 kemarin aku sudah memiliki beberapa mencapaian yang sudah cukup terwujud, yaitu nilai-nilai rapor yang menunjukkan peningkatan pada beberapa mata pelajaran tertentu, dan juga selama semester 1 kemarin aku sudah mengikuti pembelajaran dengan cukup baik. Serta dapat mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Bapak dan Ibu Guru, dan juga dapat memahami materi yang diberikan Bapak Ibu Guru dengan baik.

Selama semester 1 juga aku sudah melakukan beberapa hal positif dalam hal belajar yaitu aku jadi bisa lebih mengatur waktu antara main, belajar, mengerjakan tugas, dan beristirahat. Sehingga aku jadi lebih merasa tanggung jawab dalam belajar aku meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Selama semester 1 juga masih terdapat hal-hal negatif yang masih perlu aku perbaiki. Aku terkadang masih menunda-nunda pekerjaan sehingga merasa terburu-buru saat sudah mencapain tenggat nya. Konsentrasi dalam belajar aku juga belum maksimal sepenuhnya, terutama waktu aku merasa lelah atau kurang fokus. Selain itu juga aku masih kurang aktif bertanya ketika masih belum memahami materi pembelajaran.

Selama semester 1 juga masih ada pencapaian yang masih belum terlaksanakan dengan baik. Salah satunya adalah target belajar yang aku buat, terkadang masih belum konsisten setiap hari nya. Aku juga masih belum sepenuhnya maksimal dalam meningkatkan nilai pada beberapa mata pelajaran yang aku anggap sulit. Hal ini juga menjadikan aku sebagai evaluasi agar di semester 2 ini dapat memperbaiki strategi belajar dan lebih berusaha mencapai target yang telah ditetapkan.

Di tahun 2026, aku berencana untuk memperbaiki kebiasaan belajar dengan membuat jadwal belajar yang lebih teratur lagi. Aku juga ingin lebih disiplin dalam mengikuti mata pelajaran serta dalam mengerjakan tugas tanpa menunda-nunda, dan berusaha aktif dalam bertanya jika tidak mengerti atau memahami materi mata pelajaran tersebut. Aku juga ingin meningkatkan fokus saat pembelajaran berlangsung agar pemahaman materi menjadi lenih maksimal dari yang biasanya.

Di tahun 2026 ini juga ada capaian yang ingin aku raih, yaitu meningkatkan nilai-nilai akademik secara keseluruhan, khususnya pada mata pelajaran yang menurut aku masih sulit untuk dipahami. Aku juga ingin menjadi lebih aktif, percaya diri, dan juga bertanggung jawab. Selain itu, aku juga berharap agar dapat memahami materi pelajaran dengan lebih mendalam.

Rencanaku dalam meningkatkan nilai-nilai akademik adalah mengulang materi yang sudah dipelajari disekolah, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan alam ( IPA ), Pendidikan Pancasila ( PP ), Bahasa Sunda, dan masih ada yang lainnya juga. Dari sini aku juga akan berusaha meningkatkan nilai mata pelajaran dan juga belajar lebih rajin. 

Selasa, 09 Desember 2025

Recount Text Saint Mary's Way


On October 11th, 2025, my school, SMP Santa Maria, carried out a program called Saint Mary’s Way, a program focused on social service and developing compassion toward others. Through this activity, we learned several values inspired by Mother Mary, such as obedience and trust in God, teaching through good example, offering sincere love and support, and helping each person grow according to their unique gifts. These values guided our activities and helped us understand the importance of caring for those around us.

When the groups for the program were formed, I was placed in a team of 14 students from three different classes. Our group decided to visit Panti Asuhan Cahaya Kasih, an orphanage located on Jalan Karya Mukti No. 132 in Babakan, Babakan Ciparay. We chose this place because we felt it was meaningful to share warmth and happiness with children who needed support and attention.

Before the visit, we received funds to buy essential items and small gifts. On October 8th, 2025, we went shopping for snacks, daily necessities, and presents for the children. We also prepared activities such as coloring sheets, Bible-character guessing games, and puzzles related to the life of Jesus. We worked together enthusiastically to ensure that everything was well-prepared and enjoyable for the children.

On the day of the visit, we were warmly welcomed by the children and the sisters who managed the orphanage. We began by introducing ourselves so the children could get to know us better. The atmosphere quickly became warm and cheerful, making us excited to begin the activities.

We started with a puzzle activity based on events from Jesus’ life, where the fastest group became the winner. After that, we continued with coloring, which turned out to be one of the children's favorite activities. Many of them even asked for extra sheets. Our final activity was a Bible-character guessing game, and the winners received feather flowers handmade by one of our group members. The children participated enthusiastically, and their laughter filled the room with joy.

From this experience, I learned how meaningful it is to share kindness with others. Spending time with the children taught me to appreciate what I have, be more empathetic, and understand the importance of simple acts of care. The Saint Mary’s Way program became an unforgettable experience that encouraged me to continue doing good whether at school, at home, or in the community.

Senin, 01 Desember 2025

Melangkah Bersama dalam Kasih dalam Perjalanan Saint Mary’s Way di Panti Asuhan Cahaya Kasih


Hai teman-teman semuaa! Pada kesempatan kali ini aku akan membagikan cerita aku saat sekolah aku, SmpSantaMaria sedang menjalankan program Saint Mary's Way, jadi program ini tuh isinya tentang bakti sosial serta pelayanan kami dan kepedulian kami terhadap sesama. Nah disini kami itu mengambil nilai-nilai kepedulian Bunda Maria dan cara Bunda Maria  mengasuh anak-anaknya yang pertama adalah ketaatan dan kepercayaan pada kehendak Allah dan iman, yang kedua adalah mendidik dengan teladan hidup dan bukan hanya dengan kata-kata saja, yang ketiga adalah kasih sayang dan dukungan yang setia, dan yang keempat adalah memberikan ruang panggilan sesuai dengan nama anak-anak disana. Dalam kegiatan ini, kami juga diajak untuk meneladani sikap kasih dan kepedulian Bunda Maria melalui tindakan sederhana, namun penuh makna. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar berbagi dan memperkuat rasa empati terhadap sesama yang membutuhkan. Selain itu, kami juga merasa sangat senang karena dapat membuat anak-anak di panti asuhan tersenyum dan merasa diperhatikan. 

Nah pada saat pembagian kelompok Saint Mary's Way, aku mendapatkan kelompok yang anggota nya cukup banyak, anggota dari kelompoknya itu terdiri dari 3 kelas, untuk kelas 9.1 itu ada 5 orang murid, kelas 9.2 ada 6 orang murid dan untuk kelas 9.3 ada 3 orang murid, jadi total anggota kelompok ku ada 14 orang. Dan setelah itu kelompok aku memutuskan untuk pergi ke panti asuhan. Kenapa kami memilih panti asuhan karena kami merasa bahwa panti asuhan adalah tempat yang paling tepat untuk menyalurkan kebahagiaan serta kehangatan. Dan panti asuhan yang aku dan kelompok ku akan datangi itu adalah Panti Asuhan Cahaya Kasih yang berada di Jalan Karya Mukti No.132, Babakan, Kec. Babakan Ciparay. Sebelum aku dan kelompok ku melakukan perjalanan ke sana, kami disediakan uang untuk membeli beberapa bingkisan dan juga sembako untuk diberikan kepada panti dan juga dibagikan kepada anak-anak disana. Kami memulai berbelanja kebutuhan yang akan kami serahkan jatuh pada tanggal 8 Oktober 2025, sebelum kesana kami juga sudah menyiapkan beberapa permainan seperti tebak-tebakan tokoh Alkitab, bermain puzzle bergambar peristiwa Yesus, serta mewarnai gambar yang kami tau pastinya para anak-anak disana akan menyukainya. Semua persiapan ini dilakukan dengan penuh semangat gotong royong, agar kegiatan di panti asuhan berjalan dengan lancar, dan yang paling penting, dapat menyenangkan anak-anak di panti asuhan. 

Nah tibalah kelompok ku pada hari pelaksanaan kami mengunjungi Panti Asuhan Cahaya Kasih. Sesampainya di Panti Asuhan Cahaya Kasih, kami disambut dengan hangat oleh anak-anak dan juga suster pengurus yang ada di sana. Kami di sana langsung menyapa para anak-anak disana dan mulai memperkenalkan diri masing-masing dari anggota kelompok ku, agar mereka lebih mudah mengenal dan memanggil nama kami. Suasana di sana terasa begitu hangat dan penuh dengan kegembiraan sejak kami datang. Acara pun kami mulai sesuai dengan urutan yang telah disusun.

Selama kegiatan berlangsung, suasana didalam ruangan tempat kami berkumpul penuh dengan energi positif dan juga kehangatan. Kami mengajak anak-anak disana ikut berpatisipasi dengan aktif dalam setiap permainan yang kami siapkan. Kami melakukan beberapa permainan kecil yang diawali dengan bermain puzzle yang bergambar tentang peristiwa-peristiwa Yesus, dalam permainan ini untuk menemukan siapa yang menang adalah dengan cara siapa cepat kelompok tersebut mengumpulkan dialah yang menang. Setelah permainan tersebut selesai, kami langsung ke permainan kedua yaitu mewarnai gambar untung nya kami menyiapkan banyak gambar karena rata-rata anak di panti suka mewarnai dan itu membuat mereka seringkali menambah ju gambar yang mau mereka warnai. Dan akhirnya kami sampai pada permainan terakhir yaitu bermain tebak-tebakan tentang tokoh Alkitab, dan yang menang akan diberikan bunga buatan salah satu anggota dari kelompok kami. Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti setiap permainan yang aku dan kelompok-ku siapkan, sehingga suasana menjadi semakin meriah dan penuh tawa. Kegiatan ini juga membuat aku merasa lebih dekat dengan mereka, karena aku jadi bisa berinteraksi langsung dan melihat kebahagiaan yang terlihat dari wajah-wajah mereka.
 
Melalui Aktivitas dan interaksi selama beberapa jam tersebut, aku melihat anak-anak panti dapat belajar bekerja sama satu sama lain dan menggembirakan anak-anak lainnya dan juga pengurus panti, serta menumbuhkan rasa syukur atas apa yang mereka miliki. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan arti kepedulian dan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan untuk sesama. Setelah mengikuti kegiatan Saint Mary's Way, kami jadi merasa terdorong untuk lebih peka terhadap sesama banyak orang dan juga terdorong untuk terus melakukan kebaikan di lingkungan sekolah ataupun diluar sekolah, baik melalui tindakan kecil maupun pelayanan sederhana terhadap orang yang membutuhkan perhatian. Pengalaman ini membuat kami juga berkomitmen untuk terus melakukan kebaikan melalui bantuan kecil, maupun pelayanan sederhana kepada siapapun itu yang membutuhkan perhatian. Aku juga menyadari bahwa tidak semua orang memiliki kehidupan yang sempurna, dan dari hal tersebut membuatku belajar lebih menghargai serta mensyukuri segala hal yang aku miliki. Aku juga berharap melalui hal ini semakin banyak remaja seperti kita yang belajar tentang pentingnya berbagi, peduli, dan menjadi terang bagi orang-orang yang membutuhkan.

Bagi aku sendiri, kegiatan Saint Mary's Way ini telah menjadi pengalaman berharga yang tidak pernah aku lupakan. Karena dampaknya bukan sebatas hanya kunjungan saja, tetapi juga telah menumbuhkan rasa peduli dan semangat untuk terus berbuat kebaikan dalam kehidupan aku sehari-hari. Setelah mengikuti kegiatan Saint Mary's Way ini, aku jadi terdorong untuk menjadi pribadi yang lebih peka, dan juga sudah lebih terbuka terhadap kebutuhan sesama, baik itu dilingkungan sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat sekitar.

Aku juga menjadikan kegiatan ini pengalaman sebagai pengingat. Aku juga akan selalu dan terus melakukan kebaikan, yang diwujudkan dalam berbagai bentuk, entah melalui tindakan kecil atau pun spontan, seperti membantu teman yang kesulitan memahami pelajaran, berbagai hal-hal sederhana yang aku bawa, atau memberikan perhatian tulus kepada orang yang mungkin sedang merasa sendiri atau membutuhkan dorongan semangat. Mungkin segitu dulu saja cerita tentang kegiatan aku disekolah, sampai jumpa di cerita atau info yang akan aku berikan nanti yaa teman-teman semuaa!!

Selasa, 18 November 2025

Sistem Komputer & Koverensi bilangan

 



Hai teman-teman semua aku yakin dari kalian semua pasti sudah mengenal apa itu sistem komputer dan konverensi bilangan kann?, tetapi mungkin juga kebanyakan dari kalian ada yang masih belum mengerti tentang sistem komputer dan juga konverensi bilangan. Nah jadi aku bakalan ngejelasin tentang keduanya disini, jadi kalau mau ngomongin sistem komputer bayangin aja komputer kayak tim yang solid, semua bagiannya punya tugas masing-masing dan saling dukung. Ada hardware itu yang bisa kita sentuh, kayak monitor, keyboard, CPU. Lalu ada software, isinya program-program yang ngebuat komputer ngikutin perintah kita. Terus, ada brainware, ya itu kita sendiri sebagai pengguna. Kalau salah satu nggak ada, komputer nggak bakal jalan mulus, bahkan bisa-bisa nggak jalan sama sekali.

Ngomongin cara kerjanya, komputer sebenernya punya urutan yang jelas. Kita kasih input lewat keyboard atau
mouse, prosesnya jalan di CPU, lalu hasilnya muncul di layar. Simpel, kan? Intinya, komputer itu kayak otak buatan yang siap nurut sama instruksi manusia. Tapi supaya semua lancar, tiap komponen harus jalan sesuai fungsinya.

Di balik semua proses itu, komputer punya cara sendiri buat ngerti data namanya sistem bilangan. Manusia biasanya pakai desimal, angka 0 sampai 9. Nah kalau komputer beda, dia cuma ngerti 0 sama 1, alias sistem biner. Jadi, tiap kali kita masukin huruf atau angka, komputer otomatis ngubah itu dulu ke biner supaya bisa diproses.

Selain biner, ada juga sistem oktal yang berbasis 8 dan heksadesimal yang berbasis 16. Dua sistem ini sering dipakai karena lebih praktis buat baca atau nulis kode komputer. Contohnya, kode warna yang sering kita lihat, kayak #FFFFFF buat warna putih, itu pake heksadesimal. Walaupun kelihatannya ribet, sebenernya semua sistem bilangan ini cuma cara lain buat nulis nilai yang sama.

Intinya, komputer sama sistem bilangan saling butuh. Komputer gak bakal bisa ngolah data tanpa sistem bilangan yang pas, dan sistem bilangan juga gak ada gunanya kalau gak dipake di komputer. Kalau kita ngerti dua hal ini, makin kebayang kan gimana komputer bisa “ngerti” perintah kita dan ngasih hasil yang pas?. Oh ya ini beberapa sumber yang aku ambil Hubungan Sistem Biner dengan Sistem Komputer

Selasa, 14 Oktober 2025

Outing!!

Haii!! kali ini aku akan membagikan cerita aku selama outing kemarin ke Komunitas Hong dan Batik Komar. Nah sebelum kegiatan outing ke Komunitas Hong dan Batik Komar, aku dan teman-temanku melakukan perjalanan dengan menaiki bus. Kami juga melakukan beberapa persiapan agar semua orang dapat berjalan ke bus nya masing-masing dengan teratur, guru-guru juga memberikan pengarahan mengenai perlengkapan yang harus kami bawa saat sudah sanpai nanti agar tidak ada yang tertinggal. Kami juga sebelum melakukan kegiatan outing ini mempelajari sedikit sejarah Komunitas Hong dan Batik Komar supaya bisa lebih memahami kegiatan yang akan kami lakukan nanti.

Nah saat sudah berangkat bersama menggunakan bus, kita menuju ke dua lokasih nah lokasi pertama adalah Komunitas Hong. Di Komunits Hong, kami disambut dengan hangat sekali dan juga disuguhkan dengan lagu-lagu sunda dan kami juga diperkenalkan permainan-permainan tradisional Indonesia. Kami bahkan disana sempat mencoba memainkan beberapa permainan bersama kelompok yang sudah di bentuk. Setelah dari Komunitas Hong, kami melanjutkan perjalanan menuju ke Batik Komar untuk belajar tentang proses pembuatan Batik, mulai dari mencanting hingga mewarnai kain Batik yang sudah dibuat.

Dari kegiatan outing ini aku jadi punya pengalaman yang seruuu bangett!! karena aku juga jadi bisa belajar sambil bermain dan membuat Batik. Apalagi saat di Komunitas Hong, aku merasa seperti kembali ke masa kecil dengan permainan tradisional yang seru-seruu sekalii. Sementara di Batik Komar, aku jadi mendapat pengalaman langsung membuat batik sendiri dan juga aku bisa merasakan langsung membatik dengan mencap batik buatan ku. Banyak sekali momen-momen menyenangkan  yang dapat aku rasakan selama outing kesanaa tidak kelupaan juga dengan foto dan video yang aku rekam saat disana!!.

Meskipun kegiatan berlangsung dengan menyenangkan, ada beberapa kendala kecil yang aku alami. Cuaca sempat panas sehingga aku jadi merasa lelah. Selain itu, waktu kunjungan terasa singkat sekalii bahkan tidak terasa waktu berlalu begitu cepat!! sehingga saat kami mencoba semua permainan di Komunitas Hong waktunya terasa terburu-buru. Namun, hal itu tidak mengurangi rasa semangat aku untuk terus menikmati kegiatan sampai selesai.

Dari kegiatan outing ke Komunitas Hong dan Batik Komar, kami mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman berharga. Kami belajar pentingnya melestarikan permainan tradisional serta melestarikan warisan budaya Indonesia melalui membuat batik. Outing ini membuat kami lebih menghargai budaya bangsa sendiri. Secara keseluruhan, kegiatan outing berjalan lancar, dan juga menyenangkan!!. Mungkin segitu saja dari aku untuk membagikan cerita pengalaman aku selama outing ke Komunitas Hong dan Batik Komar. Oh yaa kalau kalian ingin tau mereka ini yaa Batik Komar, Komunitas HongTerima Kasih. Sampai jumpa kembalii!!.




                          

Rabu, 24 September 2025

Sekolah



Aku bersekolah di SMP Santa Maria Bandung, lokasinya di Jalan Ahmad Yani, dekat dengan pusat kota Bandung. Sekolahnya cukup luas, ada banyak ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, laboratorium, serta lapangan untuk berolahraga. Jadi kalau belajar atau melakukan kegiatan di luar kelas, rasanya tidak sempit dan nyaman.

Fasilitas di sini lengkap, mulai dari kantin buat jajan sampai tempat olahraga. Jadi setelah belajar serius, kita bisa refreshing dengan berbagai kegiatan lainnya. Guru-gurunya juga menarik, ada yang tegas dan ada yang santai, jadi suasana belajarnya tidak membosankan.

Sekolah ini punya visi agar siswanya jadi orang yang cerdas, tetapi juga punya sikap yang baik dan penuh rasa peduli terhadap orang lain. Karena sekolahnya berbasis Katolik, nilai-nilai seperti hati nurani, tanggung jawab, dan kasih sayang diajarkan secara mendalam.

Jumlah siswa di sini nggak terlalu banyak, jadi kita mudah kenal satu sama lain. Lebih enak lagi, kalau ada acara sekolah, suasana terasa lebih akrab. Bagi aku, SMP Santa Maria bukan hanya tempat belajar materi saja, tapi juga tempat aku bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, nah sekolahku juga mempunyai website lohh kalian bisa lihat disini > SmpSantaMaria.

Mulai dari pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga kebersamaan dengan teman-teman, semuanya membuat sekolah ini menjadi bagian yang penting dalam hidupku sekarang. Nah sekarang aku mau ngasih tau kalian tentang hobi aku nih > Hobi-ku!!



Hobi

Hai teman-teman semuaa, aku yakin kalau kebanyakan dari kalian sudah memiliki hobi kan??, nah sekarang aku mau ngasih tau kalian semua teantang hobi akuu, hobi ku adalah masak, dan jujur saja, rasanya sangat seru. Dari kecil aku suka melihat orang tua masak di dapur, lama-lama jadi ingin mencoba sendiri. Mula-mula hanya bantu memotong sayur atau mengulek bumbu, tapi sekarang aku sudah bisa membuat beberapa menu sendiri. Rasanya sangat puas kalau makanan yang aku buat bisa dinikmati bersama keluarga. Kalau ada waktu luang, aku sering bereksperimen di dapur.

Kadang aku mencoba resep dari YouTube, kadang juga aku merubah sendiri agar lebih sesuai dengan selera. Meski hasilnya tidak selalu sempurna, tapi itu bagian dari keseruan. Dari kegagalan masak itu aku bisa belajar lagi agar makin lancar. Yang membuatku semakin menyukai masak adalah karena bisa jadi ajang kreativitas dalam menuangkan ide-ide ku dalam memasak.

Aku bisa mengatur rasa, warna, dan cara penyajiannya agar lebih menarik. Apalagi kalau ada saudara-saudara ku yang bilang masakan ku enak, otomatis bikin semangat masak lagi. Selain seru, masak juga membuatku lebih hemat.

Daripada sering beli makanan di luar, aku bisa membuat sendiri dari bahan yang ada di rumah. Hasilnya selain irit, juga lebih sehat karena aku tahu sendiri bahan apa yang digunakan. Jadi hobi ini benar-benar memberi banyak manfaat. Yang terakhir, aku merasa masak bukan hanya sekadar hobi, tapi juga cara untuk menunjukkan kasih sayang.

Kalau masak untuk orang lain, rasanya sangat bahagia melihat mereka tersenyum sambil makan hasil buatan ku. Itu membuatku makin yakin kalau masak akan terus menjadi hobi yang aku jalani!!. Nah sekarang giliran kalian yang menceritakan hobi kalian masing-masing, aku tunggu ya dadah!!

Refleksi dan Resolusi

Hai teman-teman semuaa! Selamat Natal dan Tahun Baru untuk kita semuaa. Pada kesempatan kali ini aku akan membagikan refleksi aku selama sem...